Telegram Bot vs MyUNISNU

Telegram Bot vs MyUNISNU

Dua alat bantu perangkat lunak yang dirilis oleh Pusat Data & Pengembangan IT UNISNU Jepara di awal Semester Gasal 2019/2020. Telegram bot merupakan pilot project dari pengambangan sms-auto response yaitu sebagai mesin penjawab otomatis sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Ke depan, diproyeksikan aplikasi ini berkembang sesuai dengan roh sebuah bot/robot yang dijalankan oleh mesin atau yang lebih keren diistilahkan dengan Artificial Intelligence (AI) sub bidang keilmuwan dari Machine Learning (ML).

Keistimewaan bot ini adalah dengan dapat dijalankannya di smartphone ber sistem operasi Android maupun IOS karena framework yang digunakan adalah dengan memanfaatkan media/aplikasi pihak ketiga yaitu Telegram. Dengan hadirnya aplikasi ini, mahasiswa akan sangat terbantukan dengan informasi yang dapat diakses secara cepat melalui smartphone yang mereka miliki. Dan diharapkan pula, mesin bot ini akan secara terus menerus belajar dengan informasi baru sehingga nantinya benar-benar akan menjelma menjadi Artificial Intelligent nya UNISNU Jepara.

Berbeda dengan pendahulunya Telegram Bot, aplikasi yang ke dua adalah MyUNISNU. Aplikasi ini mengusung konsep UNISNU on HAND, yaitu seluruh aplikasi yang telah dikembangkan Pusat Data & Pengembangan IT UNISNU Jepara dimerger menjadi satu dan dikemas dalam sebuah perangkat lunak yang dapat dijalankan pada smartphone bersistem operasi Android.

Jika Telegram bot ditujukan untuk mahasiswa dengan perannya sebagai AI, MyUNISNU memiliki fitur utama sebagai gateway/jembatan menuju aplikasi lain yang ada di UNISNU. Aplikasi ini dikembangkan dengan model SSO (Single Sign On) yaitu dengan satu akun, maka seluruh layanan yang ada sesuai dengan level masing-masing dapat menjelajahi seluruh fitur yang ada tanpa melakukan login berkali-kali. Sistem notify/pemberitahu ditambahkan pada aplikasi ini dengan tujuan sebagai direct information yang dikirim dari Unit Kerja (Fakultas, Prodi, Lembaga, UPT ataupun unit lain) ke sivitas akademika UNISNU Jepara dengan lebih cepat dan akurat. Fitur notify saat ini telah berhasil dikembangkan dan diuji meliputi peringatan absensi bagi pegawai, peringatan jadwal mengajar bagi dosen, peringatan dari aspirasi mahasiswa dan peringatan lain yang akan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan unit kerja seperti (penjadwalan undangan/rapat kerja yang akan dikolaborasikan dengan google calendar) dan lain sebagainya.

Dengan hadirnya 2 media ini, diharapkan sivitas akademika UNISNU Jepara secara perlahan akan siap untuk memasuki era digital, era dimana semua informasi harus selalu berada di satu perangkat smartphone dan selalu up-to-date.


Harminto Mulyo

Komentar